Apakah sikap Kapitan Pattimura menginginkan kedaulatan wilayahnya diakui? Jelaskan jawabanmu?​

Apakah sikap Kapitan Pattimura menginginkan kedaulatan wilayahnya diakui? Jelaskan jawabanmu?​

Jawaban:

Iya BENAR, sikap Kapitain Pattimura menginginkan agar kedaulatan wilayahnya diakui. Ini sangat jelas terlihat dari perjuangan Pattimura dalam mengusir penjajah Belanda dari tanah Maluku meski harus berkorban jiwa dan raganya. Perlawanan ini tentu sikap nyata dari Kapitain Pattimura agar kedaulatan atas wilayahnya tidak seenaknya dilanggar dan dijajah VOC Belanda saat itu.

Baca lebih lanjut mengenai rangkuman kapitan pattimura brainly.co.id/tugas/13884617

» Pembahasan

Kapitain Pattimura adalah salah satu nama pahlawan nasional bangsa Indonesia yang sangat terkenal sebab sosoknya pernah menjadi gambar pada uang kertas Indonesia. Kapitain Pattimura ini nama aslinya adalah Thomas Matulessy dan ia lahir di daerah Saparua tepatnya Haria Maluku. Sama seperti pahlawan nasional lainnya, Pattimura berani berkorban harta, raga bahkan nyawa demi untuk mengusuri penjajah dari tanah kelahirannya. Perjuangan ini tentu sebagai wujud sikapnya yang ingin agar kedaulatan atas wilayahnya diakuu termasuk oleh bangsa barat sekalipun

Cari tahu lebih dalam lagi mengenai sejarah perlawanan Pattimura brainly.co.id/tugas/14666226

Pattimura tidak berkenan dengan penindasan dan penjajahan yang dilkukan VOC saat itu meski sebelumnya ia pernag menjadi sersan militer bagi Inggris. Kedatangan kembali Belanda membuat Pattimura bergerak melawan mereka dengan membangkitkan semangat perlawanan rakyat Maluku.

Pelajari lebih lanjut tentang sejarah pattimura brainly.co.id/tugas/1961137

• • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • •

» Detil Jawaban

Kode   : -

Kelas  : 4 SD

Mapel : Tematik

Bab     : Pahlawanku

#JadiRankingSatu

Penjelasan:

Jawaban:

Pattimura bangkit memimpin rakyat Maluku melawan kekejaman Belanda. Pihak Belanda menguasai perdagangan rempah-rempah di seluruh Kepulauan Maluku. Rakyat diharuskan menjual hasil pertaniannya dengan sangat murah dan bahkan harus menyerahkan beberapa bahan pangan kepada Belanda.

Pada tahun 1817, perlawanan rakyat Maluku yang dipimpin oleh Pattimura berhasil merebut Benteng Duurstede di Saparua. Perlawanan Pattimura meluas ke Ambon, Seram, dan tempat-tempat lainnya.

Setelah berulang kali kalah melawan pasukan Pattimura, Belanda akhirnya meminta bantuan pasukan dari Jakarta. Keadaan menjadi berbalik, Belanda makin kuat dan rakyat Maluku terdesak. Akhirnya, Pattimura tertangkap Belanda. Pada tanggal 16 Desember 1817, Pattimura menjalani hukuman mati di tiang gantungan.

Penjelasan:

semoga bermanfaat :)